HTC S730 terbilang menarik, sebab ponsel pintar ini memasang keypad dan keyboard sekaligus. Memang S730 bukanlah yang pertama menggunakan format desain seperti ini, sebab sebetulnya HTC pernah melakukannya pada seri S710. Hanya, mungkin tak banyak yang tahu, sebab S710 tak sempat beredar (resmi) di
Dalam keadaan biasa, penampilannya persis ponsel kebanyakan: ada tombol menu, navigasi, dan keypad yang lengkap dengan angka dan kelompok huruf. Tak terlihat icon apa pun—misalnya logo Windows—yang bisa menandakan peranti ini merupakan PDAphone. Barangkali orang baru agak bertanya-tanya setelah melihat bodinya yang lebih tebal dibanding rata-rata. Namun untuk sebuah peranti yang menyimpan keyboard terintegrasi, S730 masih dapat dikatakan mungil.
Setelah bodi atas digeser ke kiri, akan tampak keyboard Qwerty. Yang berbeda dengan PDAphone ber-keyboard terintegrasi lainnya adalah deretan tombol yang hanya 3 baris. Lalu, pada susunan tombol, spasi (Space) diletakkan antara tombol B dan N. Tombol Space ini juga berfungsi untuk penyetel XT9. Meski sudah mengalami pengurangan baris, tombol menu yang terjepit di belahan bodi masih lumayan sulit dijangkau oleh mereka yang berjempol besar. Di ujung kiri atas keyboard masih kita dapati dua lampu mungil yang akan menyala bila fungsi Cap dan Fn sedang aktif. Tombol-tombol angka menyebar di tombol E-R-T, D-F-G, dan C-V-B; plus tombol 0-*-# berderet di tombol W-S-X.
Agaknya HTC ingin memanjakan para penjempol saja, sebab HTC tak memasang layar sentuh di peranti ini. Karena hanya bermain tombol, sistem operasi yang digunakan adalah Windows Mobile 6 Standard. Seperti mayoritas peranti buatan HTC, di sini pun ada sedikit modifikasi pada Home screen; yaitu penambahan bar permanen dengan icon alarm, cuaca (Weather), dan kontak (Favourite People) yang juga permanen.
HTC tak menyiapkan aplikasi spesial di peranti ini. Paling tidak, ada Adobe Reader LE mendampingi Office Mobile untuk pembaca file dan Flash Lite Player untuk pembaca image bergerak. Karena hanya ada Quick Notes dan Voice Notes untuk pembuat dokumen, kita harus menambahkan aplikasi pihak ketiga bila memerlukan editor dokumen lainnya.
Di sini juga ada RSS Hub bagi yang memerlukan berita cepat. Voice Commander bisa dimanfaatkan untuk menjalankan peranti dengan perintah suara. Suara yang dihasilkan peranti cukup terpoles karena HTC menambahkan Audio Booster dan Audio Manager.
Kamera utama berada di belakang; ada cermin di dekatnya. Sementara itu, tombol kamera ada di ujung atas kanan bodi jika peranti dalam posisi horizontal. Letak demikian, menurut kami, tidaklah nyaman sehingga kami malah lebih suka menggunakan tombol tengah navigasi untuk mengklik. Ketika peranti diposisikan horizontal, sehingga tombol kamera berada di ujung kiri atas bodi, letak tombol kamera tetap membuat kami tak merasa nyaman; kecuali untuk orang kidal. Lagipula ini membuat kami jadi sering tak sengaja menutup lensa kamera dengan jari. Alternatifnya, peranti diposisikan horizontal dengan tombol kamera di ujung kanan bawah bodi; sehingga bisa dikendalikan dengan jempol.
Memencet-tahan tombol kamera otomatis mengaktifkan fungsi foto. Uniknya, dalam menu aplikasi, HTC memisahkan Camera dan Video Recorder. Tapi dalam aplikasinya sendiri kita tetap dapat berpindah antara moda basis foto dan video dengan mudah. Moda yang tersedia antara lain Photo, Video, MMS Video, Contacts Picture, Picture Theme, Panorama, dan Sports; setting untuk masing-masing moda tergolong standar.
***
Kombinasi keypad dan keyboard terintegrasi pasti menarik bagi yang senang bermain jempol untuk pengoperasian peranti mobile atau yang hendak transisi dari pemakai ponsel biasa ke ponsel pintar. Plus berbagai fasilitas konektivitas, peranti ini memperlancar urusan kerja. (Septyarini)
Plus : Keyboard dan keyped terintegrasi
Minus : Tombol kekecilan
Spesifikasi: HTC S730
Jaringan | GSM 850/900/1800/1900 MHz |
Layar | 2,4 inci, TFT, 320x240, 65 ribu warna |
Sistem operasi | Windows |
Prosesor | Qualcomm MSM 7200 400MHz |
Memori | ROM 256MB, RAM 64MB SDRAM |
Memori tambahan | MicroSD |
Dimensi | 10,6x5,1x1,95 cm |
Bobot | 150 gram |
Batere | Li-On Polymer 1050 mAh |
Waktu siaga | Sampai 290 jam |
Waktu bicara | Sampai 318 menit |
Konektivitas antar peranti | Kabel data, Bluetooth 2.0 dengan EDR, WiFi (IEEE 802.11 b/g) |
Konektivitas internet | GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA |
Kamera | 2MP CMOS (primer), VGA (sekunder) |
Aplikasi | Office Mobile, Voice Notes, Adobe Reader LE, Audio Booster, Audio Manager, Connection Setup, Flash Lite Player, Internet Sharing, JBlend, Quick Notes, RSS Hub, SAPSettings, Streaming Media, Video Recorder, Voice Commander |
Isi paket | Charger, headset, manual |
Situs Web | |
Harga kisaran* | Rp. 5.499.000 |
*Diperoleh dari HTC Singapura Minggu pertama April 2008

