Review
Rekso Translator V 3.2.1
Artikel terkait

Beri Komentar

RSS Feed


Beri Rating :
Kamis, 4 September 2008 | 13:08 WIB

Semenjak diluncurkan ke pasar pada tahun 2005 lalu, Rekso Translator terus mendapat tempat di negerinya sendiri sebagai salah satu aplikasi penerjemah elektronik. Selain beragam fasilitas yang ditawarkan, menggunakan Rekso Translator sebagai teman penerjemah jelas lebih cepat dan praktis dibanding dengan menggunakan buku kamus yang tebal nan berat itu.

 

Setelah sempat memperbaiki beberapa bug di versi 3.1 dan 3.2, kini Rekso Tampil lebih yakin dengan versi 3.2.1-nya. Meskipun cuma mengadakan revisi kecil pada versinya ternyata ada perubahan yang cukup signifikan yang ditambahkan Rekso, yaitu dukungan terhadap format file HTML dan DOCX (milik Office 2007). Adanya dukungan terhadap 2 format file cukup berarti bagi Anda yang sering menerjemahkan halaman Web atau pengguna yang sudah melakukan upgrade Microsoft Office ke versi 2007.

 

Karena dibuat khusus untuk pengguna awam, desain program Rekso sengaja dirancang agar jauh dari kata rumit. Ini terasa dari awal proses instalasi sampai program siap dipakai. Cuma saja, yang perlu digaris bawahi adalah proteksi program yang mungkin sedikit membingungkan bagi pengguna awam. Proses validasi untuk melindungi program dari aksi pembajakan ini mengharuskan pengguna Rekso untuk melakukan pendaftaran nomor seri lewat jalur Short Message Services (SMS). Tapi jangan kuatir, jika urutan nomor seri dan informasi lain yang Anda kirim lengkap, maka sistem Rekso akan langsung mengirimkan password aktivasi dengan cepat. Pengalaman kami saat melakukan proses validasi  hanya membutuhkan waktu tak lebih dari 3 menit sejak SMS nomor seri dikirim.  Proses ini mungkin akan lebih lama jika Anda melakukan pendaftaran bukan pada jam yang telah ditentukan Rekso, yaitu 9 pagi sampai 9 malam.

 

Baik, bicara fasilitas tanpa pengujian rasanya seperti membuat sup tanpa kuah. Untuk itu kami pun mencoba kemampuan Rekso ini dengan memasukkan satu baris kalimat berikut, “Di, bagaimana jika anda menunggu saya sebentar lagi, sebab masih ada pekerjaan yang belum selesai”. Hasil terjemahan Rekso ke bahasa Inggris menjadi, “In, how if you were awaited me soon, because there are still unfinished work”. Perhatikan nama Di (dari Dian) diterjemahkan oleh Rekso menjadi “In” yang menjadi kata tunjuk tempat atau bisa juga berarti “di dalam”.

 

***

 

Meskipun masih memiliki beberapa kesalahan penerjemah, toh kata lainnya cukup berhasil dibuat menjadi frasa yang baik oleh Rekso. Apalagi Rekso cukup cerdas  menerjemahkan rangkaian kata dalam sebuah dokumen lengkap dengan gambar penyertanya (jika ada). Sayangnya, di versi ini, Rekso masih belum bisa melakukan penerjemahan langsung dari file Portable Document Format (PDF) milik Adobe. (Brama Setyadi)

 

Plus   :  Mendukung format file RTF, HTML, DOC, DOCX, TXT; terjemahan per kata sudah baik; penggunaan mudah; mendukung beragam disiplin ilmu.

Minus: Belum mendukung format PDF; proses terjemah file besar lambat.

 

Skor Penilaian

Penggunaan  : 4,25

Kinerja         : 4,25

Fasilitas        : 4

Harga           : 4

Total            : 4,13

 

Harga Lisensi

1 komputer Rp 935.000

2 komputer Rp 165.000

Situs Web

http://www.rekso-inovasi.com

Sistem minimum

Windows 98/ME/2000/XP/2003/Vista

 

1 Komentar
Halaman  1  
rosidi | 2008-11-26 03:52:21
rekso trans,saya ada sedikit masalah dengan translate indonesia ke english. di komputer saya tidak bisa di translate sampai satu kalimat atau satu surat.ini saya punya serial nomor 31128769.nama product:Rekso Translator Release 3. tolong dibalas
Beri Komentar

Security Code
Review
Intel DX48BT2
Seperti Generasi sebelumnya, motherboard dari Intel ini tampil sederhana. Namun kinerjanya juga tidak perlu diragukan.
Autostart and Process Viewer
Aplikasi Autostart and Process Viewer mempunyai fungsi yang hampir sama dengan Task Manager milik Windows.
Vivotek IP7135 3GPP/ISMA Network Camera
Rekso Translator V 3.2.1
Canon MF4270 Black Edition
© 2007 - Sinyal - All rights reserved -- Developed by Kompas Cyber Media